penakluk perancis

Penakluk perancis

Eropa ..... benua yang sangat terkenal dengan keindahannya, siapa yang tak kenal menara eifel diperancis, istana al hamra di spanyol, menara pisa di italia ketiganya merupakan tujuan para wisata dunia, namun tahukah kita bahwa islam punya pengaruh besar bagi perkembangan dan kemajuan benua eropa khususnya dispanyol dan perancis
Ya selain abdurahman ad dakhili dan tariq bin ziyad sang penakluk andalusia ada lagi satu tokoh besar yang harus kita tahu sejarahnya adalah abdurahman al ghofiqi rahimahulllahu ta’ala imam perang balathu syuhada penakluk beberapa wilayah di perancis.
Abdurahman al ghofiqi sesungguhnya adalah seorang tabiin artinya ia pernah bertemu dengan sahabat nabi saw dan diantara sahabat nabi yang ditemuinya adalah sahabat mulia abdullah bin umar radhiyallahu anhuma, abdurahman al ghafiqi bahkan namanya tercatat dalam kitab-kitab hadis bahkan dalam kutubus sittah disebutkan setidaknya ada satu riwayat yang kita kenal dengan hadis yang berkenaan dengan terlaknatnya para orang-orang yang bersentuhan dengan khamr dari mulai yang membelinya sampai yang meminumya yang menjualnya dan seterusnya itu semua adalah riwayat yang disampaikan oleh abdurahman al ghafiqi rahimahullahu ta’ala seorang tabiin yang luar biasa artinya kalau beliau tabiin artinya beliau masuk dalam 3 generasi terbaik dalam islam.
Nama lengkapnya adalah abu said abdurahman bin abdilah bin bisyr bin sariq al ghofiqi kata al ghofiki diambil dari nama sukunya ghofik yang berasal dari negeri yaman, seorang muslim yang taat akan syariat cinta pada ilmu dan sangat rendah hati sukses diakherat adalah tujuan utama hidupnya karenanya jihad fisabililah adalah porosnya yang ia tuju selama ia hidup
Beliau dari yaman pindah ke madinah disanalah bertemu sahabat mulia abdulah bin umar tentu dimasa itu masih ada sahabat-sahabat yang lain belajar ilmu mengambil riwayat dari situ kemudian ia berpindah ketempat lain hingga sampailah nanti ia diperjuangannya sampai akhir hayatnya di wilayah eropa tepatnya andalusia. Jauh sebelum menjadi gubernur andalusia abdurahman al ghofiki adalah masyarakat biasa yang tunduk pada pemerintahan muslim yang adil kala itu andalus dipimpin oleh asam bin malik al qoulani rahimahullah gubernur adil yang dipilih langsung oleh khalifah umar bin abdul aziz
Saat itu wilayah islam dipimpin oleh umar bin abdl aziz dari kekhilafan bani umayah yang berpusat di damasqus sang khilafah ingin wilayah-wilayah islam dipimpin oleh gubernur yang adil dan punya pengetahuan islam yang istimewa karena itulah asam bin malik al qoulani juga memiliki para pembantu dipemerintahannya yang memiliki pengetahuan islam serta berbudi pekerti tinggi sosok pertama yang ia cari adalah tabiin yang tersisa diandalusia pilihannya jatuh pada abdurahman alghofiqi.
Suatu ketika ketika terjadi peperangan melawan perancis gubernur asam syahid terpanah oleh pasukan musuh al ghofiki memimpin pasukan muslimin yang mulai kehilangan arah dengan gagah berani al ghafiki membawa pasukan muslimin agar terhindar dari kekalahan yang lebih parah sejak saat itulah al ghofiki diangkat menjadi gubernur andalusia
Beliau tidak minat dengan posisi jabatan iu karena bagi beliau yang penting bagaiamana bisa berdakwah menyampaikan ilmu ini dimanapun dan ikut berjihad karena beliau mengharapkan syahid, beliau mengambil kepemimpinan itu dari asam sebenarnya posisi beliau mejadi gubernur ada diposisi kelima kemudian setelah itu datang resmi dari dinasti bani umayah yang dikirim sebagai pemimpin yang bernama ambasah dan abdurahman al ghofiqi akan menjadi pemimpin setelah 7 pemimpin setelahnya karena dia tidak ingin dan ternyata nanti wilayah timur sudah berganti khalifahnya yaitu hisyam bin abdul malik ketika khalifah sudah beganti maka setelah itulah kepemimpinan diandalus diserahkan oleh pemimpin luar biasa yaitu abdurahman al ghofiqi dan kepemimpinannya diandalus berlangsung sampai ia syahid.
Sejak awal kepemerintahannya al ghafiqi bekerja keras mengembalikan keyakinan pasukan dan membangkitkan semangat jihad kaum muslimin sebelum berperang kembali diperancis, keadaan sosial diandalusia pun menjadi baik saat dibawah kepemimpinan abdurahman al ghafiqi ketika wilayah tersebut dilanda konflik antara muslim arab dan muslim barbar masing-masing kelompok mengklaim mempunyai jasa dan andil yang besar tapi dengan sifat adil yang dimilikinya abdurahman al ghofiqi mampu menyatukan umat muslim di andalusia.
Begitu juga saat membagikan harta rampasan perang beliau selalu mendahulukan pasukan dan keluarga pasukan dari pada kepentingan dirinya sendiri, setelah ia mampu memperbaiki keadaan andalusia al ghofiqipun kembali membawa pasukannya ke perancis untuk memperluas wilayah islam
Ada satu catatan yang membuat mengapa al ghofiki begitu semangat untuk masuk kewilayah andalusia dan masuk terus ke wilayah perancis akan dilanjutkan karena abdurahman ingat betul dengan kalimat usman bin afan yang membahas penaklukan konstantinopel prediksinya usman bahwa konstantinopel itu akan ditaklukan melalui andalusia maka siapapun yang ikut andil dalam menaklukan wilayah andalusia maka ia akan mendapatkan pahala siapapun yang akan menaklukan konstantinopel maka abdurahman semangat betul untuk menaklukan perancis dan nanti akan masuk keeropa timur dan akan  masuk ke konstantinopel ternyata takdir Allah berbeda gerak muslimin berhenti diwilayah perancis saja secara umum menjelang kota paris, baru nanti Allah hadirkan penakluk-penakluk konstantinopel langsung dari arah timur yaitu dizaman dinasti turki usmani oleh sultan muhamad
Abdurahman al ghofiqi memasuki perancis pada saat musim semi diawal tahun 114 hijriah atau 732 masehi kurang lebih satu tahun setelah ia diangkat menjadi gubernur andalusia, pasukan al ghofiki berhasil menduduki wilayah aquitaine perancis saat itu pasukan perancis dipimpin oleh doghyudho
Al ghofiqi sangat waspada pada potensi konflik internal dan penghianatan diandalusia maka butuh seorang pemimpin yang kuat tidak pandang bulu dan tidak gila hormat oleh karena itu al ghofiqi segera mengirim pasukannya keutara menyebrangi pegunungan tirenis untuk memerangi salah satu walinya diperancis selatan usman bin abi us’a ya dia ini menentang kepemimpinan al ghofiqi serta bersekutu dengan penguasa perancis diwilayah itu yakni dokyudho.
Pasukan alghafiki akhirnya berhasil menumpas perlawanan usman bin abi us’a dan dokhyudho pasukan yudo pun melarikan diri kekota borgo setelah itu pasukan muslimin mulai memasuki wilayah purpundi dan menaklukan kota-kota seperti lyon dan besancon sebagian pasukan muslimin bahkan telah berhasil mencapai sains yang hanya berjarak 100 mil dari paris jantung utama perancis dimana raja perancis berada
Kaum muslimi saayt itu dipimpin oleh abdurahman al ghofiqi dalam jumlah kurang lebih 25000 orang saj a setiap kota yang dilewatinya muslimin menang dengan sangat mudah nyaris tidak ada perlawanan yang berati disetiap tempat sehingga membawa ghanimah begitu banyaknya dibagian belakang pasukan ada pasukan kecil yang bertugas menjaga harta rampasan perang yang didapat sepanjang perjalanan memasuki kota-kota perancis dibagian selatan, saat itu pasukan eropa telah berkumpul dipimpin oleh seorang pemimipin yang sampai hari ini pemimpin ini kemudian dianggap sebagai pahlawan besar eropa yaitu namanya chard yang belakangan ditambahi setelah berhasil mengalahkan kaum muslimin ditambahi dengan nama martil yang artinya alat pemukul maka dia dikenal dengan sebutan chard martil kemudian mereka membawa senjata dengan jumlah yang sangat banyak bahkan disebutkan sekitar 400000 orang dibawah pimpinan chard martil ini
Sementara itu pasukan muslim telah mencapai daerah diantara kuwaitirs dan turs diantara 2 daerah inilah perang antara pasukan muslimin yang dipimpin oleh abdurahman melawan pasukan perancis dibawah pimpinan chard martel terjadi dalam sejarah islam perang ini dikenal sebagai perang baladu syuhada atau the batle of turs
Baladu syuhada tejadi 20 an tahun setelah masuknya islam ke andalusia, baladu syuhada dalam suatu riwayat berati istana para mujahidin dalam riwayat lainya berati lantai para mujahid ini karena banyaknya pasukan muslimin yang syahid tubuh-tubuh mereka terhampar dilokasi pertempuran setelah 8 hari perang berlangsung kaum muslimin harus mengalami kekalahan dan abdurahman sendiri turut syahid bersama syuhada lainnya
Perang baladu syuhada ini adalah kekalahan muslimin yang setelah itu boleh kita katakan bahwa walau muslimin masih bergerak beberapa wilayah terutama dibagian timur selatan tapi untuk masuk besar seperti al ghafiki masuk maka sudah tidak ada lagi maka bisa dikatakan ini adalah sebuah perjalanan dakwah besar muslimin yang berhenti diarah selatan.
Jadi abdurahman al ghafiki kalah diperang itu setidaknya ada beberapa sebab :
1.       Kaum muslimin masuk dan menang dalam semua pertempuran dikota-kota yang dilaluinya dan terlalu jauh masuk sementara muslimin belum cukup menyiapkan pangkalan militernya sehingga ketika perlu bantuan seperti dibaladu syuhada itu terlalu jauh pangkalan militernya sehingga ketika mengirim bantuan terlalu jauh apalagi dizaman itu sangat jauh setelah itu maka kaum muslimin harus berhati-hati ketika masuk jauh ke camp-camp musuh karena mereka akan mengukur dimana ekornya jangan sampai ekornya terputus dari pangkalan militer sampai sekarang strategi itu masih dipakai
2.       Seseorang yang memiliki kemampuan tinggi dalam sebuah pertempuran maka dia akan diukur bahwa berapa kilometer ia punya keahlian untuk terpisah dari pangkalan militer yang siap memberikan bantuan ketika ia dalam bahaya

Kita bisa belajar dari kekalahan al ghafiki dalam perang baladu syuhada, agar kita bisa memahami penyebab kekalahan jadi dapat menghindarinya disaat yang akan datang salah satu penyebab kekalahan pasukan muslimin adalah terulangnya kesalahan dalam perang uhud yang tergoda bisikan syaithan untuk tertarik pada harta rampasan perang sebelum perang belum benar-benar usai pasukan alghafiki tidak menghiraukan nasehat pemimpin untuk meningalkan harta rampasan perang sehingga mengganggu konsentrasi dan fokus pasukan
Kesalahan yang sama juga pernah terjadi dalam sejarah jatuhnya kekhalifahan bani umayah di andalusia nantinya, yakni ketika seluruh pembesar dan pemimpinnya tergiur pada harta dunia dan bermewah-mewahan dan berlebih-lebihan menyukai musik sehingga melupakan ibadah dan tugasnya sebagai khilafah dibumi

Abdurahman alghafiqi dia sebenarnya sudah ingin mengusulkan kepada kaum muslimin agar ghanimah ditinggal disebuah kota dan akan diambil ketika kembali tapi usulan itu urung disampaikan tidak jadi disampaikan karena dia khawatir kaum muslimin akan tersinggung maka ia menjaga itu tapi ternyata benar dugaan beliau bahwa ghanimah itulah penyebab kekalahannya, karena setiap wilayah yang dilalui oleh kaum muslimin itu ternyata semua menyerah dengan mudah dan mendapatkan ghanimah dengan sangat mudah
Maka pasukan-pasukan eropa saat itu ketika berhadapan begitu jumlahnya lebih kecil muslimin tetapi muslimin merupakan kekuatan besar dibawah pimpinan abdurahman

Maka orang-orang eropa mencoba untuk menghajar dari bagian belakang begitu dihajar dari bagian belakang yang merupakan tempayna ghanimah buyar konsentrasi pasukan yang didepan sehingga ketika pasukan depan dihajar musuh dapat mengalahkan pasukan dengan mudah termasuk abdurahman yang sudah berteriak agar pasukan untuk kembali kearah depan ketempatnya masing-masing, disinilah pelajaran mahal selalu bahwa muslimin ketika mendapatkan kemenangan-kemenangan besar Allah memberikan balasan kemenagan itu diantaranya harta rampasan perang yang merupakan kenikmatan kaum muslimin yang halal tapi justru ghanimah itu yang harus diwaspadai kaena itu pernah membuat kaum muslimin kalah diperang uhud ternyata terulang lagi bahkan itu menjadi sunatullah yang sama

Perang balathu syuhada masih diabadikan kisahnya dipelajaran di eropa yang patut kita pahami bahwa islam sampai kapanpun ketika membuka wilayah islam baru tidak akan pernah menghancurkan wilayah tersebut justru membangunya dengan peradaban yang adil bagi seluruh keyakinan oleh karena itu banyak sejarawan eropa yang menyayangkan kekalahan pasukan abdurahman diperang balathu syuhada karena jika islam menang saat itu perancis dapat menyaingi kebesaran peradaban spanyol atau bahkan lebih besar

Semoga dengan kisah ini kita dapat merancang kemenangan dan kebesaran islam dimasa depan.
Belajar dari abdrahman al ghafiqi dan belajar dari balathu syuhada ada pelajaran mahal bahwa banyak sekali tokoh islam yang luar biasa dan banyak sekali peristiwa yang luar biasa yang membangkitkan semangat kaum muslimin bagaimana abdurahman alghafiqi tokoh yang lengkap hidupnya sholeh, berilmu, mujahid, pempimpin perang, orang tawadhu dan ikhlas tapi kita tidak mengenalnya mungkin ada digenerasi kita yang tidak mengenal siapa abdurahman al ghafiqi tidak mengetahui peristiwa besar balathu syuhada itu adalah istananya orang-orang yang syahid berjihad mereka menyampaikan islam agar masuk sampai masuk kewilayah perancis, kita melihat penyebab kekalahannya dari sisi pandang militer misalnya tidak menguasai medan dan juga sebab ghanimah yang merupakan hadiah yang Allah berikan pada kaum muslimin ternyata malah menjadi penyebab kekalahan muslimin, karena seharusnya hati kaum muslimin terikat kepada Allah dan tidak boleh bergantung pada harta sudah berkali-kali dalam sejarah harta menjadi sebab kekalahan kaum muslimin agar kita semua belajar maka sampaikan kepada generasi tokoh-tokoh besar islam juga peristiwa-peristiwa besar dalam sejarah islam
Wallahu’alam



Ahmad hamzah al faruq

Komentar

Postingan populer dari blog ini

georgius theodorus

pengkhianatan kaum yahudi

jodoh gara gara buah apel