waktu dalam islam



Waktu dalam islam
”Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholih dan saling menasihati supaya menaati kebenaran dan saling menasihati supaya menetapi kesabaran” (QS. Al ‘Ashr).

begitu pentingnya waktu bagi kehidupan manusia hingga Allah swt menekankan dalam Al quran al karim dengan waktu dan bagian-bagiannya

Kenapa beliau berupaya betul untuk membuat jam itu? Karena menurut beliau adalah karena ini untuk kemaslahatan kaum muslimin dan ini adalah merupakan fardhu kifayah, jadi kewajiban yang harus bisa dilakukan oleh sebagian muslimin yaitu membuat jam dan ini membutuhkan banyak hal selain kehidupan juga ibadah subhanallah.


Sejak ribuan tahun sebelum masehi manusia terdahulu menggunakan bayangan sinar matahari untuk menentukan waktu, alat penentu waktu tertua yang pernah diciptkan manusia terdahulu adalah jam sundial atau jam matahari
Konsep ini berkembang sedemikian rupa untuk menunjukan bayangan pergerakan matahari, alat penentu waktu ini sudah digunakan sekitar 1500 tahun sebelum masehi.
Tidak ada yang mengetahui secara pasti kapan perangkat jam ini dibuat, jam matahari tertua kebanyakan berasal dari negeri italia, berupa sebuah lingkaran dengan sebuah penanda ditengah untuk batas tengah hari, beberapa artefak jam matahari ditemukan diitalia sekitar tahun 1746 – 1962 masehi

Jauh sebelum itu rasulullah saw juga telah menentukan waktu-waktu shalat menggunakan sinar matahari, terbukti dari hadis-hadis fiqh mengenai waktu-waktu shalat yang menggunakan matahari sebagai penentu waktunya.
Itulah mengapa dahulu kalau kita buku fiqih bahkan ini masih dipakai oleh generasi orangtua kita terdahulu waktu shalat ditentukan oleh bayang-bayang kita terhadap sinar matahari, umpamanya ketika shalat dzuhur itu adalah shalat zawal itu artinya matahari persis diatas kepala kita itu tidak ada bayang-bayangnya karena persis diatas kepala kita tidak ada bayang-bayang, tapi ketika bergeser sedikit maka dia mulai muncul sedikit maka dia mulai muncul sedikit bayang-bayang itu disebut waktu tergelincirnya matahari itu waktu masuk waktu dzuhur, begitu seterusnya terus berjalan sampai nanti bayang-bayang sama dengan bendanya kalau bendanya seukuran lengan diletakan maka akan sama dengan bayang-bayangnya begitu seterusnya sampai hilangnya bayang-bayang kemudian sampai munculnya awan merah dilangit atau sampai hilangnya awan merah dilangit atau besok pagi munculnya fajar sadik, artinya berhubungan dengan matahari tapi kelemahan jam dengan mataari adalah (dahulu tentu) bahwa jam itu bekerjanya hanya bisa ketika ada matahari pertama hanya bisa disiang hari, malam hari tidak bisa bekerja.
Ya jam matahari hanya bisa digunakan ketika hari sedang cerah dan sinar matahari dapat menerangi bumi dengan sempurna namun umat manusia kebingungan ketika hari memasuki musim-musim dimana sinar matahari tertutup awan seperti musim hujan atau musim dingin karenanya umat muslim ketika itu mencari cara lain dan memanfaatkan air sebagai pilihan untuk perangkat menentukan waktu.
Banyak tokoh-tokoh muslimin yang menciptkan penemuan-penemuan tekhnologi dan keilmuan baru dan dalam hal ini beberapa tokoh muslim juga memberikan peran penting dalam perkembangan perangkat penentu waktu, diantaranya adalah bapak robot dunia Al jazari dan taqiyudin rahimahumallahu ta’ala.
Pada puncak kejayaan islam pada kekhilafahan abasiyah yang dipimpin oleh khalifah Harun Ar rasyid rahimahullah berbagai bidang keilmuan berkembang sangat cepat, adapun penemuan jam air yang terkenal adalah berbentuk seperti sebuah rumah yang memiliki 12 pintu dan jam gajah yang fenomenal dalam perkembangan penentu waktu.
Salah satu penemuan yang terkenal adalah jam air yang dihadiahkan oleh khalifah harun ar rasyid kepada raja syahrman di perancis, ada kisah yang menarik bahwa ketika dihadiahkan sebagai suatu karya besar muslimin maka ketika dihadiahkan kepada sang raja perancis dan kemudian (bisa dibayangkan jam tersebut bisa bergerak sendiri dan membuka pintu sendri lalu menutup sendiri) maka kemudian itu mengejutkan sang raja maka kemudian dipanggil dukun istana karena diduga ada makhluk ghaib didalamnya lalu dibongkar.( lihat betapa bodohnya mereka tidak tahu tentang jam) muslimin sudah menciptakan supaya kita tahu bahwa ini adalah bagian dari kebesaran muslimin begitu seterusnya nanti ada juga jam yang dihadiahkan oleh sholahudin Al ayubi kepada raja fredrick yang merupakan raja jerman yang ini juga merupakan karya muslimin ketika itu.
Melalui karyanya Al jazari rahimahullah memperkenalkan suatu inovasi tentang air bahkan oleh ilmuan dibidang yang sama karya ini juga dianggap sebagai peletak dasar jam bermekanik yang nantinya akan dikembankan oleh taqiyudin rahimahullah dalam menciptakan jam pendulum atau jam bandul yang dapat digunakan secara praktis dan menjadi inspirasi jam bandul dieropa nantinya.
Al jazari rahimahullah sengaja merancang jam ajaib ini dengan niat memperkokoh citra islam sebagai agama yang universal, melalui jam gajahnya al jazari mempersentasikan islam dengan mengkombinasikan prinsip tabung arkimides dari yunani berpadu figur gajah dari india dan afrika, burung feniks dari legenda mesir kuno, karpet pesia, naga dari tiongkok dan angka-angka yang ditemukan oleh bapak matematika Al khawarizmi. Pada bagian perut gajah tersebut terdapat tangki berisi air dengan volume tertentu terdapat pula sebuah mangkuk yang bekerja menggunakan prinsip arkimides sehingga mangkuk tersebut dapat terisolasi dan tidak tenggelam dalam proses penggerakan bola dalam jam itu, dua kali dalam sehari saat matahari terbit dan terbenam jam gajah akan distel ulang untuk mengembalikan 30 bola yang dijatuhkan dalam vas, lebel air dalam tangki dalam perut gajah juga disesuaikan mengingat jam air mengalami perubahan disebabkan rentang satu jam yang bervariasi setiap harinya.
Ada alat perkembangan waktu jam air mengalami kendala ketika musim dingin tiba terutama diwilayah-wilayah yang memiliki musim dingin karena pada dasarnya umat muslim menciptakan alat keilmuan dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh seluruh umat manusia, maka ketika air membeku pada musim dingin pasir menjadi piliihan untuk alat menentukan waktu, penemuan pertama jam pasir ini masih menjadi perdebatan dikalangan sejarawan dunia yang berkompetisi dalam hal kekuasaan namun yang pasti dan menjadi patokan utama pasir halus banyak ditemukan dipadang pasir jazirah arab dan kaca utama yang menjadi tempat utama jam pasir ini ditemukan oleh ilmuan muslim yang juga menemukan konsep pesawat terbang yatitu abas bin firnas, kaca silika dan kaca murni tak berwarna diproduksi dari pasir dan batu-batuan.
Pada abad ke 8 masehi tak kurang dari 50 resep orisinil tertulis dalam kitab ciptaannya “the book of hiden plure” digunakan untuk pembuatan gelas dan kaca tak berwarna, dengan kaca dan pasir inilah jam pasir inipun dibentuk sedemikian rupa untuk digunakan sebagai alat penentu waktu bagi umat manusia terdahulu kemudian nanti dalam perkembangannya ada yang kita kenal hari ini dengan jam yang disebut jam mekanik, jam mekanik ini salah satu orang besar dibaliknya yang pertama kali membuat jam mekanik ini yang kemudian disematkan jam itu di tugu-tugu, salah satu nya orang besar dalam sejarah islam adaah taqiyudin asy syami muhammad bin maruf, beliau hidup dimasa kehilafahan turki usmani pada abad ke 16 hijriah dan dia yang pertama kali membuat jam mekanik, dan ia mengatakan mengapa ia berupa untuk membuat jam itu karena menurut beliau adalah karena ini untuk kemaslahatan muslimin dan ini merupakan fardhu kifayah
 Kewajiban yang harus bisa dibuat oleh sebagian kaum muslimin membuat jam seperti ini karena ini menunjukan banyak hal selain kehidupan juga ibadah, subhanallah karena itulah maka ini sangat penting karenanya beliau taqiyudin berkata ini fardhu kifayah, bisa dibayangkan bagaimana seorang ilmuan dalam islam ketika meneliti sesuatu semangatnya ini adalah kewajiban dari Allah, ini yang mahal karena beliau paham dari sudut pandang syariahnya bukan hanya sekedar meneliti tapi manfaat syariat dibaliknya maka ilmuan taqiyudin merupakan ilmuan pertama yang menciptkan sebuah perangkat penentu waktu modern yang menjadi dasar konsep jam paling praktis yang bisa kita lihat saat ini
Jam mekanik yang tidak bergantung pada matahari, air dan pasir. Jam buatan taqiyudin dibuat menggunakan ukuran yang kita gunakan saat ini yaitu jam menit dan detik, jam ini berbentuk 3 lingkaran disatu lingkaran jam menujukan menit dan lingkaran lainnya menunjukan detik
Jam menit dan detik ini sudah menjadi satu kesatuan dalam perangkat jam mekanik perbandul yang ditemukan taqiyudin maka jam inipun dapat digunakan oleh seluruh masyarakat saat itu dengan konsep menyematkan jam ini kesebuah tugu yang tinggi, hal inilah yang mengilhami jam-jam dinding dan dapat berdentang seperti yang kita lihat hari ini.
Hari ini kita sudah punya alarm macam-macam dan bunyi yang beraneka ragam sesuai kemauan kita tapi dahulu awalnya bagaimana ia terpikir seorang taqiyudin berfikir untuk membuat alarm pada jam
Mengingatkan pada waktu tertentu maka ia berdentang bunyinya dan ini menjadi menarik karena artinya bahwa bagaimana bermula dari syariat muncul kredibilitas dan taqiyudin asy syami beliau kemudian membuat jam alarm itu dengan menggunakan lingkaran besi yang akan dipukul oleh semacam pasak besi maka itu adalah alarm pertama kali yang dibuat oleh taqiyudin begitu jam tertentu ia akan berdentang yang kita kenal hari ini sebagai jam alarm.
 Dan taqiyudin adalah orang dibalik pembuatan alarm tersebut,maka jadikan ini sebagai suatu pelajaran buat kita bahwa melihat fenomena sekitar kita yang mengandung makna sejarah seperti melihat jam maka ada sejarah dibalik jam itu kemudian juga ambil peajaran kita hari ini memiliki aneka macam jam tangan yang bagus tapi ternyata kita tidak peduli dengan waktu kita dengan usia kita padahal dahulu ketika ilmuan islam membuat jam itu tujuannya agar muslimin tau waktu kehidupanya agar muslimin tidak merugi dalam kehidupannya dan agar tau kapan muslimin menjalankan ibadahnya dengan tepat, bukankah rasul sudah menyampaikan bahwa shalat yang paling afdhal adlah shalat diawal waktunya kalau tidak tau waktunya bagaimana kita bisa shalat diawal waktunya mungkin bisa saja tertunda hingga akhir waktu.
Bicara jam saja merupakan pelajaran berharga bagi kaum muslimin dalam memanfaatkan waktu dikehidupa kita dan rasul telah mengingatkan kita sampai di akhirat bahwa kita akan ditanya tentang waktu diantara pertanyaannya :
Tidak akan berpindah tempat berdiri seorang hamba (di hari berkumpul itu) sebelum ditanyakan kepadanya empat pekara, Tentang umurnya kemana ia habiskan, tentang ilmunya untuk apa ia amalkan, tentang hartanya darimana di dapatkan dan kemana ia belanjakan, dan tentang Tubuh/jasad untuk apa dipakai 
Dan sesungguhnya kita adalah susunan hari-hari sebagaimana perkataan imam hasan Al bashri sesungguhnya kita adalah susunan hari-hari jika telah berlalu sebagian hari maka berlalulah sebagian dari diri kita.
Perhatikan waktu dengan baik
Wallahu alam bishawab.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

georgius theodorus

pengkhianatan kaum yahudi

jodoh gara gara buah apel